Rabu, 18 April 2018

Gejala Kanker Payudara Yang Bisa Diamati Secara Fisik

Gejala Kanker Payudara Yang Bisa Diamati Secara Fisik, Yang Anda tahu mungkin tanda kanker payudara adalah ketika ada benjolan yang muncul di payudara atau di ketiak, Namun benjolan yang belum tentu menentukan bahwa ia bersifat ganas atau tidak.

Terkadang benjolan kanker tertanam jauh di dalam jaringan payudara, dan saking padatnya sampai tak terasa, Sebenarnya sangat penting untuk mengamati beberapa gejala lain yang biasa ditemui pada penderita kanker payudara, Lima gejala lain yang kurang dikenal oleh wanita yang menunjukkan kanker payudara adalah sebagai berikut:

Gatal, sakit dan memerah

Gejala kanker payudara adalah ketika ada rasa panas ketika disentuh, dan payudara tersebut meradang, Dibandingkan kasus tumor payudara pada umumnya, gejala ini lebih menunjukkan sebuah peradangan yang disebabkan oleh kanker.

Payudara juga menjadi bengkak, sakit, kulitnya kemerahan dan bersisik, Dan apabila diperhatikan lebih lanjut, warnanya akan berubah jadi keunguan seperti memar.

Pada tahap selanjutnya, ia akan berlesung pipit atau berubah karakternya seperti kulit jeruk.

Rasa sakit ini mirip dengan nyeri saat PMS, namun, rasa gatalnya akan menunjukkan reaksi alergi dan tidak hilang hanya dalam beberapa hari, Sel kanker di dalam payudara akan cepat memblokir pembuluh darah yang memberi makanan pada kulit, inilah sebabnya terasa panas, dan meradang.

Nyeri punggung bagian atas

Biasanya spesialis tulang belakang akan terlebih dahulu mencari tanda-tanda tumor apabila seorang wanita mengalami keluhan nyeri punggung, Tentunya disesuaikan dulu dengan tanda lain akan kanker payudara. Namun, biasanya, rasa sakitnya berawal dari belakang bagian atas antara tulang belikat, nyeri otot tendon serta osteoarthritis tulang belakang.

Hal ini dapat terjadi karena tumor payudara berkembang dalam jaringan kelenjar payudara, yang menyebar ke seluruh area dada. Dan pertumbuhan tumor tersebut mendorong mundur ke arah tulang rusuk dan tulang belakang. Nyeri yang dihasilkan dapat dirasakan di punggung ketimbang di payudara. Ngerinya lagi, kanker payudara ini dapat bermetastasis dan menjadi kanker tulang sekunder.

Perubahan puting

Gejala lain ditunjukkan lewat perubahan puting susu. Biasanya, puting susu sensitif akan sentuhan, namun saar mengalami kanker payudara kesensitifan ini menurun sangat drastis.

Kemudian biasanya kulit puting menjadi berkerak, bersisik dan meradang. Hal ini disebabkan karena sebagian tumor yang tumbuh menempel pada kulit sehingga menarik puting dan menyebabkan iritasi serta infeksi.

Perubahan bentuk payudara

Tidak semua tumor payudara ditandai dengan benjolan yang keras di payudara. Namun, biasanya bentuk payudara akan mengalami perubahan drastis. Payudara yang terkena kanker, bentuknya bisa lebih oval, atau turun ke bawah dan mencuat ke satu sisi.

Perhatikan bentuk payudara Anda dengan seksama, kemudian coba lihat dari samping kanan dan kiri, apakah bentuknya sama?

Pembengkakan atau benjolan di ketiak

Kanker kelenjar getah bening biasanya ditunjukkan dengan rasa sakit di area leher dan tenggorokan. Namun, penyebaran pertama di awali dari ketiak.

Cairan limfatik, mengalir dari payudara sehingga ada benjolan yang terbentuk di area ketiak. Bahkan, ketika dirasakan dengan jemari Anda, Anda akan merasakan seperti ada benjolan yang keras dan melekat.

Hal ini bisa terjadi karena kelenjar getah bening di dalam ketiak sangat dekat areanya dengan payudara. Sehingga memberikan kemungkinan menunjukkan gejala kanker payudara. untuk lebih lanjutnya lagi anda bisa hubungi kontak kami:081224429800.

Senin, 16 April 2018

Penyakit Paling Berbahaya Pada Organ Kelamin Wanita Ada 3 Jenis

  Seperti yang telah diulas pada artikel sebelumnya bahwasanya pembiaran pada, Bacterial, Viginosis pada organ kelamin wanita dapat menimbulkan PID, Apa itu PID? Yuk disimak artikel yang tak kalah penting satu ini.
  1. Pelvic Inflamatory Disease atau yang biasa disingkat PID merupakan infeksi organ panggul wanita, Organ-organ panggul termasuk uterus Rahim), tuba, ovarium, dan leher rahim.
  2. PID sendiri tergolong penyakit dengan komplikasi serius dari beberapa penyakit menular seksual (PMS), terutama klamidia dan gonore, PID dapat merusak tuba falopi dan jaringan dalam yang dekat dengan uterus dan ovarium.
  3. PID terjadi ketika bakteri bergerak ke atas dari vagina ke organ-organ wanita bagian dalam seperti ovarium, uterus, oviduk dan lain-lain, Banyaknya bakteri yang berbeda di vagian akibat hubungan seksual yang tidak sehat dapat juga meyebabkan PID, Dalam hal ini, kekebalan tubuh wanita sudah tidak mampu lagi menahan infeksi dari bakteri-bakteri tersebut.
Jika anda bertanya tentang efek dari PID sendiri, maka dengan jelas dikatakan bahwa efeknya tidak main-main, meliputi infertilitas, kehamilan ektopik (kehamilan di tuba falopi atau di tempat lain di luar rahim), dan nyeri panggul kronis.

Kehamilan di luar rahim? Pasti dong tidak ada wanita di dunia ini mau mengalami hal tersebut, Sudah dapat dipastikan bahwa sang bayi tidak akan dapat bertahan lama atau menderita selama proses kehamilan karena berada di tempat yang tidak semestinya.

Selain itu kami mengciptakan Qnc Jelly Gamat untuk mengatasinya yang menggunakan bahan-bahan alami herbal yang berkualitas dan di jamin halal
Itulah ketiga jenis penyakit yang digolongkan sangat berbahaya bagi anda, Apalagi PID satu ini, untuk lebih jelas lagi anda bisa hunbungi kontak kami: 081224429800.

Rabu, 11 April 2018

4 Penyakit Kelamin yang Paling Sering Menyerang Wanita

Penyakit kelamin menyebabkan ketidaksuburan pada hampir sekitar 24 ribu wanita setiap tahunnya, Angka ini menunjukkan bahwa perempuan juga mudah terkena penyakit kelamin yang ditularkan lewat hubungan badan, Apa saja penyakit kelamin yang sering menyerang wanita?
Penyakit kelamin pada wanita yang paling umum terjadi, plus cara mencegahnya.
  • Klamidia
Kasus klamidia dua kali lipat lebih banyak ditemukan pada wanita ketimbang pria, Klamidia disebabkan oleh infeksi bakteri yang bernama chlamydia trachomatis dan bisa ditularkan melalui hubungan seks, Parahnya lagi, klamidia bisa ditularkan lewat ibu dan ke bayinya yang baru lahir.

Penyakit kelamin pada wanita ini tidak langsung menimbulkan gejala, melainkan bisa muncul setelah beberapa minggu Anda terinfeksi pertama kali, Salah satu ciri-ciri klamidia adalah keluarnya cairan lewat vagina dan perdarahan berat saat menstruasi.

Jika Anda ingin membersihkan vagina, Anda bisa memilih pembersih vagina yang mengandung povidone-iodine, Pembersih kewanitaan yang mengandung povidone-iodine, bisa meningkatan bakteri baik pada vagina dan mencegah infeksi karena bakteri.
  • Gonore atau kencing nanah
Gonore adalah infeksi bakteri gonococcus yang dapat menular dari orang ke orang ketika Anda melakukan kontak seksual dengan orang yang terinfeksi, atau terpapar dengan cairan tubuh mereka, Biasanya ditemukan di cairan vagina dari orang yang terinfeksi, Maka dari itu, gonore juga dapat menular dari ibu kepada anak.

Gejala awalnya mungkin sangat ringan atau tidak begitu jelas sehingga sering keliru dianggap sebagai infeksi vagina atau infeksi saluran kemih. Gejala gonore yang sering muncul, baik pada pria maupun wanita, di antaranya adalah saat buang air kecil akan terasa sakit atau perih dan keluarnya cairan kental seperti nanah berwarna kuning atau hijau dari vagina atau penis.

Namun demikian, infeksi akan menjalar ke organ panggul wanita jika tidak segera diobati dan bisa menyebabkan perdarahan pada vagina, sakit pada perut bagian bawah, demam, dan sakit saat melakukan hubungan seksual.
  • Herpes genital
Herpes genital adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh virus herpes simpleks atau sering disebut HSV, Ini biasanya ditemukan ruam merah di sekitar mulut, anus dan kelamin pastinya, Terkadang kondisi penyakit kelamin pada wanita ini bisa menimbulkan rasa sakit atau gatal saat buang air.
  • Sifilis
Sama seperti klamidia, sipilis merupakan salah satu penyakit kelamin pada wanita yang gejalanya tidak terdeteksi, Diperlukan waktu hingga 90 hari bagi wanita untuk benar-benar terserang penyakit sifilis, Jika terdeteksi lebih awal, sifilis akan lebih mudah disembuhkan dan tidak akan menyebabkan kerusakan permanen. Namun, penyakit sipilis yang tidak diobati dapat mengakibatkan kerusakan serius pada otak atau sistem saraf serta organ lainnya, termasuk jantung.

Jumat, 06 April 2018

Dengan 9 Cara Mudah Mengatasi Infeksi Jamur Vagina

Dengan 9 Cara Mudah Mengatasi Infeksi Jamur Vagina adalah Menjaga kesehatan organ reproduksi merupakan langkah awal dalam mempersiapkan masa depan yang menyenangkan, Terutama wanita yang notabene mengalami siklus menstruasi, kebersihan dan kesehatan organ intimnya harus selalu dijaga, Infeksi jamur vagina adalah masalah kesehatan yang paling banyak dikeluhkan para wanita, kurang menjaga kebersihan daerah Miss V adalah salah satu penyebabnya.

Sebelum ke pembahasan utama, kita ketahui dulu apa saja gangguan pada organ intim wanita itu, Ada berapa macamnya dan bagaimana penanganan pertamanya:

Gangguan Menstruasi ( Amenore )
Menstruasi merupakan siklus teratur yang terjadi pada wanita, Gangguan menstruasi ini akan terjadi jika siklus yang semula teratur menjadi berantakan dan tidak menentu, Amenore primer adalah gangguan menstruasi yaitu tidak terjadinya menstruasi sampai usia 17 tahun sementara itu Amenore sekunder adalah tidak terjadinya menstruasi selama 3–6 bulan pada wanita yang mengalami siklus menstruasi, Faktor penyebabnya bisa karena perubahan hormon yang signifikan atau karena pengaruh penyakit tertentu, Untuk itu sebaiknya segera hubungi dokter jika merasa mengalami gangguan menstruasi.

Infeksi Vagina

Ini permasalahan yang paling umum dialami wanita, gejalanya berupa keputihan dan gatal–gatal pada area vagina, kadang juga timbul semacam jerawat atau bintik–bintik merah yang sangat gatal, Penyebabnya bisa karena infeksi jamur atau bakteri, Untuk mengatasi gatal pada Miss V.
Kanker Genitalia

Kanker genitalia cakupannya meliputi kanker pada serviks dan ovarium, Gejalanya bervariasi tergantung lokasi kanker yang diderita, jika tempatnya di ovarium maka akan muncul gejala seperti rasa berat di panggul dan pendarahan abnormal pada vagina, Penanganannya bisa dengan kemoterapi ataupun prosedur pembedahan.

kita kembali ke pembahasan utama yaitu bagian kedua dari gangguan organ intim wanita diatas, Tepatnya adalah Infeksi jamur pada vagina.

Apa Itu Infeksi Jamur Vagina.

Infeksi jamur vagina adalah jenis vaginitis atau peradangan vagina yang ditandai dengan iritasi, rasa gatal yang intens, serta keputihan, Infeksi ini bisa menyerang kapan saja, artinya wanita bisa mengalami lebih dari satu kali infeksi jamur vagina, Infeksi ini tidak tergolong sebagai penyakit menular seksual (PMS) meskipun jamur yang menyebabkan kondisi tersebut mampu menyebar melalui kontak seksual.

Apa Penyebab Infeksi Jamur Vagina:
Infeksi jamur vagina disebabkan oleh jamur candida, Candida adalah mikroorganisme yang biasanya hadir dalam vagina anda secara alami bersama dengan bakteri Lactobacillus.

Bakteri candida ini menghasilkan asam berlebih pada vagina yang menyebabkan bakteri lainya mati, Lalu terjadilah ketidakseimbangan mikroorganisme dalam vagina yang mengakibatkan pertumbuhan berlebih dari jamur candida, dan terlalu banyaknya jamur ini dalam vagina mengakibatkan vagina gatal, rasa panas, dan tanda–tanda lain infeksi jamur, Pertumbuhan jamur berlebih di vagina bisa disebabkan oleh konsumsi antibiotik yang penggunaannya mengakibatkan penurunan jumlah bakteri lactobacillus (bakteri baik) dalam vagina.

Selain itu faktor perubahan PH (tingkat keasaman atau kebasaan) vagina, kehamilan, tidak terkontrolnya diabetes, gangguan sistem kekebalan tubuh, atau apapun yang mengubah jumlah bakteri yang biasanya hadir dalam vagina, seperti masalah iritasi dan kebersihan juga turut mengambil peran dalam terjadinya Infeksi jamur vagina.

Bagaimana Gejalanya.

Gejala Infeksi jamur vagina adalah keputihan abnormal seperti:
  • Keluar cairan kekuningan dengan bau yang tidak enak.
  • Keluar cairan putih dan sangat kental seperti keju.
  • Nyeri saat berhubungan seksual.
  • Nyeri saat buang air kecil.
  • Kemerahan dan pembengkakan vulva, vagina dan bibir vagina terasa panas dan gatal.
  • Terkadang juga muncul semacam jerawat atau bintik–bintik merah yang sangat gatal di sekitar Miss V.
Tips Apa Yang Bisa Dilakukan Untuk Mengatasi Infeksi Jamur Vagina.

Pengobatan biasanya efektif, kecuali jika anda memiliki infeksi jamur berulang empat kali atau lebih dalam satu tahun, Jika anda merasa mengalami infeksi jamur berulang sebaiknya konsultasikan dengan dokter, di samping juga melakukan tips–tips dibawah ini.

    Jika gejala ringan dan anda tidak memiliki nyeri panggul atau demam, dan bukan infeksi jamur vagina pertama namun juga tidak berkali–kali terkena infeksi jamur vagina sebelumnya, dan tidak sedang hamil, anda bisa mengobati sendiri dirumah, Anda dapat membeli Miconazole, Klortrimazol, Tioconazole di apotek terdekat, Baca seksama cara pemakaian dan aturan pemakaiannya, Minum obat ini selama 3–7 hari tergantung pada obat yang anda beli.
  • Berendam di air hangat akan sangat membantu dalam mengurangi gejala.
  • Hindari menggunakan seprotan kesehatan wanita, wewangian, atau bedak di area kelamin.
  • Hindari pemakaian celana dalam atau luar yang terlalu ketat untuk menghindari iritasi.
  • Kenakan celana dalam yang terbuat dari bahan katun agar bisa menjaga kelembaban area kelamin serta memaksimalkan penyerapan keringat.
  • Jaga kebersihan area Miss V anda dengan rajin mengganti pembalut dan mandi 2 kali sehari atau lebih.
  • Hindari pemakaian sabun atau tisu pada area vagina, sebaiknya gunakan air jika ingin membersihkannya.
  • Rajinlah berolahraga secara rutin untuk memelihara kesehatan dan daya tahan tubuh agar tidak mudah terkena Infeksi jamur vagina.
Kapan Harus Meminta Pertolongan Medis.

Ada kalanya anda tidak dianjurkan untuk melakukan perawatan dan pengobatan sendiri di rumah, ini dikarenakan kondisi infeksi yang memang seharusnya ditangani tenaga kesehatan.

Berikut hal–hal yang bisa dijadikan pertimbangan.

    Jika Anda memiliki kondisi yang dapat memperparah infeksi seperti kehamilan, diabetes, atau HIV, Anda tidak boleh menggunakan perawatan rumahan tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
    Jika infeksi jamur tidak memberikan respon terhadap obat-obatan yang dijual bebas, obat resep mungkin juga akan demikian, Sama halnya, jika gejala Anda alami kembali setelah dua bulan perawatan, maka Anda harus menghubungi dokter untuk mendapatkan perawatan profesional dan berhenti melakukan perawatan di rumah.
    Jika Anda pertama kali mengalami infeksi vaginal, maka Anda harus berkonsultasi dengan dokter dan tidak melakukan perawatan rumahan. Begitu pula dengan Qnc Jelly Gamat dan Walatra Besih Wanita. untuk lebih jelas lagi mengenai QnC Jelly Gamat dan Walatra Bersih Wanita anda bisa hubungi kontak kami: 081224429800.

Itu saja pembahasan kali ini mengenai infeksi jamur vagina, atau Infeksi kelamin wanita, semoga artikel ini bisa membantu dan tentunya bermanfaat untuk anda.

Kamis, 05 April 2018

Penyebab Sakit Pada Payudara Wanita Dan Ada Yang Berbahaya dan Tidak


Setiap wanita di dalam hidupnya pasti pernah mengalami nyeri payudara, Nyerinya seperti rasa terbakar dan sensasi sakit yang biasanya datang sebelum masa haid, pubertas atau peningkatan estrogen.

Terkadang juga terasa nyeri seperti berdenyut atau tidak nyaman yang merupakan gejala atau pertanda suatu penyakit tertentu. Manakah nyeri yang berbahaya?

Secara umum, nyeri payudara dibagi menjadi dua, yaitu nyeri akibat siklus menstruasi yang sifatnya sementara dan juga nyeri payudara non cyclical.

Nyeri payudara cyclyc tidak berhubungan dengan siklus menstruasi, dan menunjukkan rasa nyeri yang jauh berbeda, Apabila nyeri ini muncul, memang disarankan agar Anda pergi ke dokter memeriksakannya.

Berikut adalah beberapa penyebab nyeri pada payudara:
  • Penyimpanan air
Pada masa tertentu, tubuh wanita akan menyimpan sejumlah air yang cukup banyak, Hingga saat ini sebenarnya hal ini masih diteliti terus menerus, karena penyebabnya juga belum jelas diketahui, Namun, akibat adanya air yang tersimpan di dalam tubuh terutama payudara, payudara menjadi sering nyeri.
  • Fibrocystic
Setengah dari wanita mengalami perubahan bentuk payudara yang disebut juga dengan fibrocystic, Di sini akan ada pelunakan payudara dan pengembangan jaringan yang kemudian menyebabkan payudara jadi sering nyeri.
  • Herpes Zoster
Herpes Zoster terjadi di daerah payudara di mana payudara terasa sangat sakit, seperti terbakar dan gatal-gatal, Penyakit ini dapat disembuhkan dengan mengonsumsi obat tertentu yang akan diberikan oleh dokter.
  • Kista payudara
Kista payudara biasanya muncul dalam bentuk cairan yang membuat payudara terasa seperti benjol, Kantung cairan ini bisa berbahaya bisa juga tidak, Namun ia dianggap sebagai masalah yang tetap harus diatasi sebagai antisipasi pencegahan tumor atau kanker. dan Biasanya kista ini dialami oleh wanita berusia 35-50 tahun.
  • Costochondritis
Costochondritis Ini adalah jenis peradangan pada persimpangan tulang rusuk untuk tulang dada, Costochondritis menyebabkan nyeri kurang lebih sekitar tulang dada dan tulang rusuk.

Peradangan pada tulang rawanlah yang paling berperan menyebabkan hal ini terjadi, Rasa sakitnya bisa beragam dari sakit ringan hingga berat.
  • Perubahan Hormonal
Perubahan hormon selain menyebabkan kegelisahan, mood yang berubah-ubah, juga dapat menyebabkan nyeri serta pembengkakan pada payudara, Biasanya hal ini terjadi pada pra menstruasi, menstruasi, saat hamil, atau bahkan saat menyusui.

Apabila Anda mengalami salah satu gejala nyeri payudara, jangan terburu memvonis diri bahwa Anda sedang menderita sakit, Bisa saja kan salah satu gejala ringan di ataslah yang sedang Anda alami, Maka, untuk memastikan kondisi Anda, disarankan agar Anda memeriksakan diri dan mengonsultasikannya ke dokter ahli. demikian dari Penyebab Sakit Pada Payudara Wanita Dan Ada Yang Berbahaya dan Tidak. untuk lebih lanjut lagi anda bisa hubungi kontak kami:081224429800.

Kamis, 29 Maret 2018

Pengertian Vaginitis

Vaginitis adalah infeksi atau inflamasi yang terjadi pada vagin, Kondisi ini umumnya disertai indikasi berupa munculnya keputihan, perubahan warna dan jumlah keputihan yang dialami, bau yang ditimbulkan, iritasi atau gatal-gatal pada vagina, rasa sakit saat berhubungan seks maupun buang air kecil, serta flek atau pendarahan ringan.

Meski demikian, ada juga pengidap yang mungkin merasakan gejala lain, misalnya bau tidak sedap pada vagina (terutama setelah berhubungan seks) atau bahkan sama sekali tidak merasakan gejala.

Vaginitis memang bisa ditangani sendiri tanpa ke dokter, terutama jika sudah mengenali gejala-gejalanya karena pernah mengalami vaginitis dan sembuh sepenuhnya, Namun apabila merasakan gejala-gejala yang tidak biasa atau perubahan pada vagina, konsultasi pada dokter sebaiknya dilakukan, Khususnya jika anda:

Belum pernah mengalami infeksi vagina.
Merasakan gejala yang berbeda dengan infeksi vagina yang pernah dialami.
Berhubungan seks dengan lebih dari 1 orang dan Gejala vaginitis terkadang mirip dengan penyakit menular seksual.
Mangalami demam, menggigil, atau nyeri pada pinggul.
Tetap mengalami infeksi vagina meski sudah menggunakan obat antijamur yang dijual bebas. 

Penyebab Vaginitis
Jenis vaginitis ditentukan berdasarkan penyebabnya yang sebagian besar dapat berupa seperti:
  • Infeksi jamur atau bakteri, Pada kondisi normal, vagina memang memiliki sebagian kecil sel jamur atau bakteri tanpa menyebabkan gangguan apa pun, Tetapi infeksi akan terjadi jika jamur atau bakteri tersebut berkembang biak tanpa terkendali.
  • Penyakit menular seksual, seperti trikomoniasis, klamidia, dan herpes genital.
  • Iritasi akibat bahan-bahan kimia, misalnya karena kandungan sabun, pewangi pakaian, atau kondom yang memicu reaksi alergi.
  • Membasuh bagian dalam vagina.
  • Atrofi vagina, yaitu penipisan dinding vagina karena penurunan kadar estrogen setelah menopause.
Faktor Resiko Vaginitis
Selain penyebabnya yang beragam, terdapat banyak faktor lain yang bisa meningkatkan resiko bagi seorang wanita untuk mengidap vaginitis, Faktor-faktor resiko tersebut meliputi seperti:
  • Perubahan hormon, misalnya karena menopause, hamil, atau menggunakan pil kontrasepsi.
  • Aktif berhubungan seks, terutama jika memiliki lebih dari 1 pasangan.
  • Mengidap penyakit menular seksual.
  • Efek samping obat-obatan, contohnya antibiotik dan steroid.
  • Penyakit diabetes yang tidak ditangani dengan baik.
  • Menggunakan produk pembersih daerah intim, misalnya sabun sirih.
  • Mengenakan pakaian lembap atau ketat.
Diagnosis Vaginitis
Langkah awal dalam proses diagnosis vaginitis adalah dengan menanyakan gejala-gejala yang dialami, riwayat kesehatan pasien, serta memeriksa kondisi vagina, Dokter kemudian akan mengambil sampel cairan vagina untuk diperiksa di laboratorium agar penyebabnya bisa terdeteksi.
Keseimbangan pH (suasana asam atau basa) pada vagina juga akan diperiksa, Peningkatan kadar pH dapat menandakan adanya vaginosis bakterialis.

Pengobatan Vaginitis
Setelah mengonfirmasi hasil diagnosis, dokter akan menerapkan metode pengobatan berdasarkan penyebab vaginitis, Langkah pengobatan yang diberikan biasanya meliputi:
Antibiotik, Berdasarkan Pedoman Nasional untuk Infeksi Menular Seksual, metronidazole merupakan obat pilihan untuk menangani kasus vaginitis akibat bakteri, Metronidazole dapat diberikan sebagai dosis tunggal atau diminum dua kali sehari selama 1 minggu, Penderita yang mengonsumsi metronidazole tidak disarankan untuk mengonsumsi alkohol, karena dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya.
Antijamur, Untuk vaginitis akibat jamur, berbagai pengobatan antijamur seperti miconazole, clotrimazole, fluconazole, maupun itraconazole dapat diresepkan oleh dokter, Khusus dua obat terakhir ini tidak boleh diberikan pada ibu hamil, ibu menyusui, maupun anak di bawah 12 tahun.
Terapi pengganti hormon, Jika vaginitis disebabkan oleh penurunan hormon estrogen, dokter akan merekomendasikan terapi penggantian hormon untuk menggantikan hormon estrogen alami tubuh, Sedangkan dalam menangani vaginitis akibat reaksi alergi terhadap bahan-bahan kimia, dokter akan menyarankan penderita untuk menghindari substansi pemicu alerginya, Dokter juga terkadang akan memberikan obat oles estrogen untuk meredakan gejala-gejala vaginitis.

Di samping obat-obatan, ada sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk meringankan gejala, sekaligus mempercepat proses penyembuhan. Langkah-langkah sederhana tersebut meliputi:

Menjaga vagina dan area di sekitarnya tetap bersih serta kering, Gunakanlah sabun tanpa bahan pewangi dan seka hingga benar-benar kering, Hindari berendam air hangat selama infeksi belum pulih sepenuhnya.
Jangan membasuh bagian dalam vagina.
Gunakan kompres air dingin untuk mengurangi ketidaknyamanan pada vagina.
Kenakan pakaian dalam yang tidak ketat dan berbahan katun.
Vaginitis memang tidak berakibat fatal, Meski demikian vaginitis yang dibiarkan dapat menyebabkan komplikasi-komplikasi tertentu, misalnya menjadi lebih rentan terinfeksi penyakit menular seksual seperti klamidia dan HIV, Bagi pengidap yang sedang hamil, vaginitis akibat trikomoniasis dan vaginosis bakterialis diduga dapat memicu kelahiran prematur dan bayi yang lahir berisiko memiliki berat badan yang tidak memadai. maka dari itu mari kita obati jangan sampai menjadi parah bila ingin lebih lanjut lagi anda bisa hubungi kontak kami:081224429800 dan ada juga link kami:obatinfeksikelaminwanita.walatragamat.com

Selasa, 27 Maret 2018

Wanita Agar Tidak Tertular Penyakit Kelamin Ada 5 Cara

Wanita Agar Tidak Tertular Penyakit Kelamin adalah ada Faktor risiko mutlak yang menyebabkan tertularnya Anda oleh penyakit menular seksual adalah karena melakukan hubungan seksual, baik itu hubugan penis dan vagina, oral seks maupun anal seks. Jika Anda tidak melakukan seks, kemungkinan Anda tertular akan menjadi nol.

Namun, bukan berarti satu-satunya cara mencegahnya adalah Anda tidak boleh melakukan hubungan seks sama sekali, Berikut dibawah ini adalah cara mencegahnya penyakit menular seksual.
  • Setia pada pasangan Anda
Anda bisa memperkecil risiko tertular penyakit kelamin dengan melakukan lebih sedikit seks dengan lebih sedikit orang. Risiko terkecil tentu adalah setia pada satu-satunya pasangan Anda di rumah. Tentu saja, dengan catatan bahwa pasangan Anda juga belum terinfeksi penyakit kelamin.
  • Ajak suami menggunakan kondom
Walaupun Anda masih bisa terkena herpes atau HPV ketika menggunakan kondom, sebagian besar kondom dapat mencegah penyakit menular seksual. Beberapa kondom bahkan memiliki kandungan yang bisa membunuh mikroorganisme penyebab penyakit. Jika ingin lebih romantis, Anda sebagai istri bisa memasangkan kondom pada suami Anda.
  •  Menjaga kebersihan vagina terutama sebelum dan setelah melakukan seks
Menurut WebMD, Anda perlu membersihkan organ kelamin sebelum atdanau sesudah melakukan hubungan seks untuk mencegah penyakit menular seksual. Dengan menjaga kebersihan dari area kelamin, Anda dapat mencegah terserang mikroorganisme penyebab penyakit menular seksual.
2. Jauhi alkohol

Mengapa menjauhi alkohol menjadi salah satu bentuk pencegahan? Jika Anda melakukan seks namun dalam keadaan terpengaruh alkohol, risiko untuk melakukan seks dengan aman akan berkurang. Dengan kata lain, ketika Anda dalam keadaan tidak sadarkan diri atau mabuk, Anda berisiko untuk melakukan seks berisiko. Misalnya saja, Anda bisa melukai pasangan Anda sehingga bakteri atau virus penyebab penyakit kelamin bisa masuk ke dalam luka.
  • Melakukan vaksinasi
Anda bisa melakukan vaksinasi HPV untuk mengurangi risiko terkena HPV. Berdasarkan data dari American Sexual Health Association, dalam 6 tahun diberlakukannya vaksin HPV telah berhasil menurunkan prevalensi HPV pada wanita berumur 14-19 tahun sebesar 64% dan 34% wanita pada usia 20-24 tahun. Jadi, vaksin HPV sudah terbukti berhasil menurunkan risiko HPV.

Pilihlah cairan antiseptik pembersih kewanitaan yang mengandung povidone-iodine, untuk membasmi bakteri penyebab infeksi di vagina. Gunakan pembersih kewanitaan segera setiap selesai berhubungan seks sehingga kesehatan vagina Anda terlindungi, Jangan lupa, pembersih vagina cukup digunakan di bagian luar vagina saja, karena bagian dalam lubang vagina sudah punya mekanisme pembersihan sendiri dengan bantuan bakteri baik. anda juga bisa klik link kami:obatinfeksikelaminwanita.walatragamat.com